Tips Cara Mendidik Anak Agar Sehat Dan Cerdas


Tips Cara Mendidik Anak - Jika keduanya sepakat untuk sama-sama mengurus anak maka tumbuh kembang anak menjadi sangat baik, anak lebih diperhatikan, anak lebih dijaga dan pastinya sama-sama lebih peduli terhadap anak.

Jika dalam mengasuh anak dilakukan secara bersama-sama maka dampak yang ditimbulkannya pun sangat baik, baik untuk keluarga dan baik untuk anak-anak.

Dampak bagi keluarga di antaranya adalah seluruh anggota menjadi lebih peduli, sedangkan bagi anak adalah seperti yang diuraikan pada artikel Cara mengasuh anak agar cerdas dan sehat berikut ini

Berikut Cara Mengasuh Anak Agar Cerdas dan Sehat

1. Kebebasan untuk Anak
Bebas disini artinya adalah memberikan kebebasan untuk sang anak dalam menjelajahi lingkungan disekitarnya. Lingkungan merupakan salah satu sarana dalam memicu aktivitas gerak dan otak anak.
Semakin besar rasa ingin tahu anak terhadap lingkungannya maka anak semakin aktif dan giat, tentunya daya pikir anak semakin berkembang. Ingat kebebasan disini jangan sampaianak-anak lepas kontrol, pengawasan dan kendali orangtua tetap diperlukan

2. Minat dan Keinginan Anak
Anak akan marah dan kecewa apabila keinginannya dibatasi oleh orangtua,. Biarkan keinginan anak tersebut muncul seiring dengan potensi yang anak-anak miliki. Jika potensi dari dalam anak tersebut keluar maka minat akan akan terlihat dan proses tumbuh kembang anak menjadi maksimal termasuk tingkat kecerdasan anak

3. Ilmu Pengatahuan
Mengajarkan anak tidak hanya sebatas didalam rumah atau di lingkungan sekitar rumah tapi berilah anak ilmu pengetahuan tentang apa saja agar daya pikir akan semakin meningkat

4. Buku
Ketika anak berusia 2 tahun, anak cenderung meminta sebuah buku, untuk itu sediakanlah buku apa saja yang bisa meningkatkan pengetahuan dan proses berpikir mereka. Misalnya buku tentang hewan, buku mewarnai, dan buku cerita

5. Orangtua Model
Bukan orangtua yang berprofesi sebagai model tapi orangtua model adalah orangtua yang bisa menjadi contoh bagi anak-anaknya.
Jika orangtua gemar membaca maka anak juga akan mencontoh orangtua dalam membaca, jika orangtua gemar berolahraga maka anak juga akan ikut-ikutan bergerak sesuai kemampuannya. Untuk itu jadilah orangtua yang baik untuk anak-anak, seperti pepatah mengatakan "Buah jatuh tidak jatuh dari pohonnya"

6. Pertanyaan untuk Anak
Memberikan pertanyaan kepada anak sangat bagus untuk merangsang daya pikirnya. Dengan memberikan pertanyaan, anak akan mencari jawaban dari pertanyaan tersebut.

Pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan sederhana yang menyangkut aktivitasnya, misalnya minum susu, pertanyaan yang diajukan adalah "Adek minum susu apa?" atau "Susu adek apa?" atau pertanyaan nama orang anggota keluarga, misalnya "Nama mama siapa?", "Nama papa siapa?", dan sebagainya.
Dengan mengajukan pertanyaan seperti itu kepada sang anak maka pada suatu waktu anak akan balik bertanya tentang sesuatu yang baru mereka lihat, baik itu benda atau pun orang. Misalnya "Mama itu apa?", "Mama itu siapa namanya?". Dan ini menunjukkan proses berpikir anak benar-benar bekerja

7. Kesempatan Anak Untuk Sebuah Keputusan

Biarkanlah anak dalam mengambil tindakan dari setiap yang mereka lakukan, karena dengan memberikan kesempatan kepada anak, mereka akan mulai mengerti tentang Apa dan Mengapa atau dalam arti anak akan belajar tentang sebab dan akibat.
Dengan memberikan kesempatan kepada anak maka dia akan mengambil keputusan dari apa yang mereka lakukan dan cara ini juga akan membuat anak belajar tanggung jawab dan berpikir menganalisa.
Misalnya; anak melihat teman sebayanya sudah bisa bersepeda, maka secara spontan anak juga ingin bersepeda, dan ketika anak mulai naik sepeda dan jatuh maka anak akan berpikir lagi, "Kalau saya naik sepeda, saya akan jatuh. Kalau saya jatuh, kaki saya sakit" Jika pola pikir anak seperti itu maka sebagai orang tua adalah memberikan support dengan segala keputusannya tersebut

8. Bersosialisasi

Sumber utama pengetahuan anak adalah dengan cara bersosialisasi. Dengan bersosialisai tidak hanya meningkatkankecerdasan anak tapi segala aktivitas tubuh anak juga bekerja dengan baik, sikap perilaku, mental dan watak anak akan terbentuk dengan cepat

9. Gizi

Tidak dapat dipungkiri, anak cerdas dan sehat membutuhkan nutrisi yang seimbang. Khusus untuk kecerdasan anak, berilah asupan nutrisi untuk otak yang berperan penting dalam perkembangan otak seperti makanan dan minuman yang mengandung DHA

10. Kesehatan Anak

Olahraga adalah salah satu faktor yang membantu anak sehat. Biarkanlah anak turut serta dalam olahraga selama aktivitas tersebut tidak memberatkan anak-anak.
Dengan olahraga, tubuh menjadi sehat dan anak dengan mudah dalam belajar berbagai hal, serta mengeksplorasi potensi kecerdasan yang ada dalam dirinya secara optimal
(sumber:tipsanakcerdas.com)